Last updated:

Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch: Rangkuman Buku "One Up on Wall Street"

Rangkuman "One Up on Wall Street" - Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch Rangkuman "One...

Descriptive text about the image Rangkuman "One Up on Wall Street" - Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch

Rangkuman "One Up on Wall Street" - Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch

Pernahkah Anda berbicara dengan seseorang, dan ketika Anda menyebutkan bahwa Anda adalah seorang investor di pasar saham, Anda ditanya: "Bukankah ada banyak profesional di luar sana yang mendedikasikan hidupnya untuk menghasilkan uang di pasar saham? Apa yang membuat Anda berpikir bahwa Anda bisa mengalahkan orang-orang tersebut di permainannya sendiri?" Pertanyaan ini bukan hal yang baru bagi saya dan tentunya ini adalah topik penting: dapatkah investor amatir menghasilkan uang ketika ada begitu banyak "profesional" di pasar yang sama? Apakah mungkin investor individu memiliki keunggulan?

Dalam buku One Up on Wall Street, investor legendaris Peter Lynch mengungkapkan bagaimana pendekatannya yang amatir untuk investasi telah membuatnya menjadi salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Berikut adalah lima temuan terpenting dari Peter Lynch yang dapat membantu investor amatir seperti kita dalam berinvestasi di pasar saham.

1. Mengapa Investor Individu Dapat Mengalahkan Profesional

Pasti banyak yang berpikir bahwa amatir tidak memiliki kesempatan melawan keperkasaan Wall Street yang memiliki banyak analis dari sekolah-sekolah Ivy League ternama yang bekerja 80 jam setiap minggu untuk mencari saham murah. Menurut Peter Lynch, asumsi ini salah besar. Faktanya, investor profesional memiliki banyak kelemahan dibandingkan dengan amatir. Berikut beberapa di antaranya:

  • Skala: Pengelola uang yang sukses tentu akan menarik banyak modal, dan lebih banyak modal berarti lebih sedikit peluang. Misalnya, sebuah dana sebesar $10 miliar tidak bisa berinvestasi di perusahaan dengan kapitalisasi pasar $10 juta dan mengharapkan investasi tersebut memberikan dampak berarti pada kinerja dana secara keseluruhan.
  • Keamanan dalam Kemerataan: Ada pepatah di Wall Street yang mengatakan "Anda tidak akan kehilangan pekerjaan Anda dengan kehilangan uang klien di IBM." Artinya, jika Anda hanyalah domba lain dalam kawanan, Anda akan mempertahankan pekerjaan Anda. Ingatlah bahwa manajer dana memiliki agenda mereka sendiri, dan mereka juga adalah karyawan yang pekerjaannya tidak dijamin.
  • Penjelasan Berlebih: Manajer dana cenderung menghabiskan sekitar 25% waktunya untuk menjelaskan kepada berbagai pemangku kepentingan mengapa mereka membuat keputusan tertentu. Sayangnya, saham tidak simpatik untuk memberikan tambahan 25% itu karena usaha ekstra ini.
  • Modal Bergantung pada Klien: Sebagai manajer dana yang menginvestasikan uang orang lain, orang lain juga memutuskan berapa banyak uang yang tersedia bagi manajer tersebut. Masalahnya adalah orang lain tersebut tidak selalu investor yang cerdas. Mereka cenderung menarik kembali uang mereka selama pasar bearish dan memasukkan lebih banyak selama pasar bullish, yang sebenarnya merupakan kebalikan dari apa yang seharusnya dilakukan. Ini meninggalkan manajer dengan dilema: mempunyai banyak uang untuk diinvestasikan ketika semuanya mahal, dan terlalu sedikit ketika semuanya murah.

Apakah investor individu memiliki salah satu dari kelemahan ini? Tidak! Faktanya, investor amatir seringkali memiliki keuntungan besar atas para profesional yang akan kami bahas pada ulasan berikutnya.

2. Jika Anda Menyukai Toko, Kemungkinan Anda Akan Menyukai Stok Sahamnya

Jika Anda seorang insinyur perangkat lunak, kasir di mal lokal, musisi profesional, peselancar, pecandu fast-food atau pencinta kucing gila, Anda memiliki keunggulan atas Wall Street. Bagaimana bisa? Izinkan saya menjelaskan: Kita semua memiliki industri, produk, dan layanan tertentu yang kita ketahui lebih banyak dibandingkan dengan orang rata-rata. Mungkin kita tahu lebih banyak tentang industri fashion karena kita bekerja di toko pakaian lokal. Atau mungkin kita tahu lebih banyak tentang industri game karena kita mengonsumsinya sendiri sebagai aktivitas utama di waktu luang.

Poinnya adalah kita semua memiliki informasi berharga tentang perusahaan publik melalui kehidupan sehari-hari kita, dan ini adalah informasi yang belum diketahui oleh Wall Street, atau mereka harus menghabiskan ratusan jam penelitian pasar untuk menyadarinya. Peter Lynch pernah berkata bahwa "jika Anda menyukai toko, kemungkinan Anda akan menyukai stok sahamnya."

Pikirkanlah! Produk-produk mana yang Anda nikmati dan gunakan dari perusahaan publik? Berikut adalah daftar beberapa produk favorit saya:

  • Spotify: Layanan streaming musik asal Swedia yang keren, yang saya gunakan selama 1 hingga 2 jam setiap hari. Saya suka menggunakannya saat berolahraga, dan saya telah menghabiskan sekitar $120 untuk layanan ini selama setahun terakhir.
  • Pepsi: Musim panas ini, rasa baru Pepsi Lime dirilis di Swedia dan saya benar-benar kecanduan. Saya mungkin minum tiga kaleng setiap minggu atau lebih, jadi saya menghabiskan lebih dari $200 per tahun untuk ini.
  • Amazon: Nah, saya mungkin menjadi pelanggan terbaik mereka pada tahun 2018 karena saya membeli semua buku yang saya baca dari mereka. Tidak hanya itu, tetapi saya lebih suka membeli Kindle dan audionya jika memungkinkan, karena saya menemukan bahwa saya dapat menyelesaikan buku dua kali lebih cepat dengan cara itu. Secara tahunan, saya menghabiskan $1.500 atau lebih untuk layanan ini.

Saat Anda mencari peluang investasi dengan cara ini, Anda harus selalu mengingat untuk memeriksa seberapa besar produk atau layanan yang Anda nikmati berdampak pada keuntungan bersih perusahaan. Misalnya, tentu saja, saya mengakui kecanduan saya akan rasa baru Pepsi Lime. Tetapi katakanlah produk ini hanya menyumbang 2% dari total keuntungan perusahaan. Maka tidak masuk akal bagi saya membeli saham Pepsi hanya karena saya menyukai rasa Pepsi Lime ini.

3. Enam Kategori Investasi Saham

Semua peluang investasi tidak diciptakan sama. Menggabungkan semua peluang investasi menjadi satu dan memperlakukannya dengan cara yang sama akan menjadi strategi yang bodoh dan tidak menguntungkan. Peter Lynch berargumen bahwa ada enam kategori berbeda dalam investasi saham. Berikut ini penjelasannya:

  • Pertumbuhan Lambat: Perusahaan dalam kategori ini biasanya besar dan beroperasi di industri yang sudah matang. Pertumbuhan perusahaan ini diperkirakan dalam persentase satu digit rendah. Jika Anda berinvestasi dalam perusahaan semacam ini, biasanya Anda melakukannya untuk dividen. Lynch tidak terlalu menyukai kategori saham ini, karena menurutnya jika perusahaan tidak berkembang pesat, begitu pula dengan harga sahamnya.
  • Perusahaan Stalwart: Perusahaan ini berada di antara pertumbuhan lambat dan pertumbuhan cepat. Mereka bukanlah cheetah di pasar saham, tapi juga bukan siput. Tingkat pertumbuhan pendapatan 10-12% per tahun merupakan standar untuk kategori ini. Dalam kondisi normal, Anda ingin menjual perusahaan-perusahaan ini jika mereka menghasilkan keuntungan cepat 30-50%.
  • Perusahaan Pertumbuhan Cepat: Ini adalah perusahaan baru yang agresif dengan pertumbuhan 20% atau lebih per tahun. Mereka sering dihargai sesuai, tetapi jika Anda dapat menyimpulkan bahwa perusahaan dapat mempertahankan pertumbuhan ini selama beberapa tahun, itu bisa menjadi investasi yang hebat. Selalu ingat untuk memverifikasi asumsi Anda mengenai tingkat pertumbuhan tersebut. Misalnya, jika Amazon dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan pendapatannya sebesar 30% per tahun selama 10 tahun ke depan, pendapatannya akan setara dengan PDB Prancis pada tahun 2029! Apakah ini masuk akal?
  • Siklus: Perusahaan dalam kategori ini pendapatan dan keuntungannya naik turun bersama siklus bisnis. Biasanya, mereka memproduksi layanan dan/atau produk yang konsumen akan menunda konsumsinya di masa ketidakpastian finansial. Contohnya adalah produsen mobil. Orang tidak harus mengganti mobil setiap 6 tahun atau lebih, bahkan jika mereka lebih suka melakukannya. Timing adalah segalanya di sini. Jika Anda dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal dari siklus boom atau bust, Anda akan memiliki keuntungan.
  • Turnaround: Perusahaan dalam kategori ini adalah perusahaan yang berpotensi gagal - perusahaan dengan pendapatan yang menurun dan/atau neraca keuangan yang bermasalah. Jika perusahaan tidak bangkrut dan sebaliknya berhasil bangkit kembali, pemilik saham akan mendapatkan imbalan sesuai. Ciri menarik dari turnaround adalah bahwa naik-turunnya tidak terkait dengan pasar secara umum seperti kategori lainnya. Situasi di mana suatu perusahaan mendapatkan reputasi buruk sementara merupakan kasus turnaround yang biasanya menguntungkan.
  • Asset Plays: Situasi di mana nilai intrinsik perusahaan menunjukkan bahwa pasar telah melewatkan sesuatu yang berharga yang dimiliki perusahaan ini adalah asset plays. Aset yang undervalued tersebut bisa berupa: real estate, paten, sumber daya alam, pelanggan, atau bahkan kerugian perusahaan (karena ini dapat dikurangkan dari pendapatan masa depan). Benjamin Graham adalah pendukung kuat pendekatan ini. Dia dikenal mencari perusahaan di mana nilai aset lebih tinggi daripada kapitalisasi pasar sahamnya. Lalu dia hanya menunggu, sampai pasar saham menyadari kesalahannya dan mengoreksinya.

Keenam kategori ini dijelaskan secara lebih mendetail dalam bukunya. Saat menggunakan kategori ini, harus dipahami bahwa perusahaan bisa masuk ke lebih dari satu kategori sekaligus. Selain itu, perusahaan tidak akan berada dalam kategori yang sama selamanya. Ambil contoh McDonald’s. Perusahaan ini telah berubah dari perusahaan pertumbuhan cepat, menjadi stalwart, menjadi asset plays, dan kini menjadi perusahaan pertumbuhan lambat.

4. Sepuluh Ciri Saham Sepuluh Pengali (Tenbagger)

Tenbagger adalah istilah yang digunakan oleh Peter Lynch untuk menggambarkan saham yang telah menghargai hingga sepuluh kali lipat dari harga pembelian Anda. Jika Anda memiliki beberapa dari saham ini selama masa investasi Anda, Anda akan menjadi legenda. Berbagai jenis saham harus diperlakukan secara berbeda, seperti yang dinyatakan pada ulasan sebelumnya, tetapi ada juga kesamaan. Berikut adalah sepuluh tanda positif untuk saham, terlepas itu asset plays atau perusahaan pertumbuhan cepat:

  1. Nama perusahaan membosankan, atau bahkan lebih baik, konyol. Perusahaan seperti ini cenderung diabaikan. Profesional Wall Street akan berpikir dua kali sebelum membangga-banggakan investasi terbaru mereka di "Maui Land and Pineapple Company Incorporated". Nama itu terdengar terlalu konyol!
  2. Perusahaan melakukan sesuatu yang membosankan.
  3. Perusahaan melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan. Bahkan lebih baik daripada melakukan sesuatu yang membosankan adalah melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan. Contohnya adalah Swedish Match, produsen tembakau Swedia, snus.
  4. Institusi tidak memilikinya, dan tidak diikuti oleh analis mana pun. Perusahaan seperti ini belum ditemukan oleh "big boys", yang memberikan potensi upside tambahan.
  5. Ada sesuatu yang menyedihkan tentang perusahaan tersebut. Contoh klasik adalah perusahaan pemakaman Service Corporation International.
  6. Industri perusahaan tidak tumbuh. Di industri dengan pertumbuhan tinggi, ribuan orang terus-menerus memikirkan cara untuk mendapatkan bagian dari pangsa pasar. Industri yang terhenti, di sisi lain, tidak rentan terhadap persaingan yang ketat.
  7. Perusahaan memiliki ceruk pasar. Ini adalah perusahaan dengan salah satu ciri yang dicari oleh Warren Buffett.
  8. Perusahaan memiliki pendapatan berulang. Produknya adalah langganan atau sesuatu yang dikonsumsi sehingga pelanggan terpaksa kembali untuk membeli lebih banyak.
  9. Orang dalam membeli saham. Orang dalam tahu lebih banyak tentang perusahaan daripada siapa pun. Ketika mereka membeli, Anda dapat yakin bahwa, setidaknya, perusahaan tidak akan bangkrut dalam waktu dekat.
  10. Perusahaan membeli kembali saham. Jika sebuah perusahaan percaya pada dirinya sendiri, ia harus berinvestasi dalam dirinya sendiri. Peter Lynch lebih menyukai pembelian kembali saham dibandingkan dividen.

5. Lima Ciri Saham Penurun Sepuluh Kali Lipat (Reversed Tenbagger)

Tentu saja, ada juga indikator umum yang harus dihindari dalam jenis perusahaan apa pun yang Anda investasikan:

  1. Perusahaan berada dalam industri panas. Seperti yang disebutkan sebelumnya, semua orang mencari cara untuk masuk ke industri yang sedang panas. Persaingan biasanya merupakan pertanda buruk untuk keuntungan.
  2. Perusahaan adalah "next" sesuatu. Berhati-hatilah ketika seseorang menyatakan bahwa perusahaan ini adalah "next Amazon!", "next Facebook!", atau bahkan "next Google!" Biasanya, ini tidak benar.
  3. Perusahaan melakukan diversifikasi yang menyedihkan. Beberapa orang menyebutnya diversifikasi, tetapi Lynch menyebutnya diversifikasi yang buruk. Jika perusahaan membeli perusahaan lain di industri yang tidak terkait, jauhi!
  4. Perusahaan bergantung pada satu pelanggan tunggal. Beberapa perusahaan bergantung pada satu pelanggan untuk sebagian besar keuntungannya. Biasanya, ini adalah posisi tawar yang lemah, dan perusahaan dapat diperas oleh satu-satunya pelanggan ini.
  5. Perusahaan adalah saham bisikan. Saham-saham ini sering dianggap hampir melakukan sesuatu yang ajaib, seperti menyembuhkan semua jenis kanker, menghilangkan kecanduan sepenuhnya, atau menciptakan perdamaian dunia.

Kesimpulan "One Up on Wall Street"

Investor individu dapat mengalahkan para profesional di permainan mereka sendiri karena permainan ini diatur untuk menguntungkan amatir. Gunakan kebiasaan konsumsi Anda dan pekerjaan harian Anda untuk mengidentifikasi peluang investasi di perusahaan di mana Anda memiliki keunggulan dibandingkan dengan komunitas investor lainnya. Tidak semua peluang investasi diciptakan sama. Anda biasanya dapat mengkategorikan mereka ke dalam salah satu atau lebih dari enam kategori berikut: pertumbuhan lambat, stalwarts, pertumbuhan cepat, siklus, turnarounds dan/atau asset plays. Ada ciri-ciri positif umum dari saham, seperti bisnis yang membosankan, pendapatan berulang, dan pembelian oleh orang dalam. Dan juga ciri-ciri negatif umum, seperti diversifikasi yang buruk dan ketergantungan pada satu pelanggan tunggal.

Cheers!

10 Poin Utama dari "One Up on Wall Street" oleh Peter Lynch

10 Poin Utama dari "One Up on Wall Street" oleh Peter Lynch

1. Kelemahan Profesional Dibandingkan Investor Amatir

Investor profesional memiliki beberapa kelemahan yang tidak dimiliki oleh investor amatir, seperti:

  • Skala: Dana besar sulit untuk memberikan dampak berarti pada perusahaan kecil.
  • Keamanan dalam Kemerataan: Profesional sering memilih saham yang "aman" untuk mempertahankan pekerjaan mereka.
  • Penjelasan Berlebih: Waktu yang dihabiskan untuk memberikan penjelasan kepada pemangku kepentingan mengurangi waktu analisis.
  • Modal Bergantung pada Klien: Modal seringkali fluktuatif, membuat mereka berinvestasi dengan waktu yang salah.

Contoh Implementasi: Sebagai investor individu, Anda tidak terikat pada birokrasi dan dapat lebih fleksibel dalam keputusan investasi Anda.

2. Investasi Berdasarkan Preferensi Pribadi

Gunakan pengetahuan dari kehidupan sehari-hari untuk mengidentifikasi peluang investasi.

  • Spotify: Layanan streaming musik yang mungkin Anda gunakan setiap hari.
  • Pepsi: Produk minuman yang Anda konsumsi secara rutin.
  • Amazon: Situs e-commerce yang sering Anda belanja di dalamnya.

Penjelasan: Jika Anda menyukai produk atau layanan suatu perusahaan, bisa jadi itu adalah investasi yang baik.

3. Enam Kategori Investasi Saham

Peter Lynch mengkategorikan saham menjadi enam kelompok:

  • Pertumbuhan Lambat: Perusahaan besar dengan pertumbuhan rendah.
  • Perusahaan Stalwart: Pertumbuhan moderat, cocok untuk keuntungan cepat.
  • Perusahaan Pertumbuhan Cepat: Perusahaan agresif dengan pertumbuhan tinggi.
  • Siklus: Pendapatan yang naik-turun dengan siklus bisnis.
  • Turnaround: Perusahaan yang sedang pulih dari kesulitan.
  • Asset Plays: Perusahaan dengan nilai aset yang undervalued.

Contoh: McDonald’s yang berubah dari perusahaan pertumbuhan cepat menjadi perusahaan dengan pertumbuhan lambat.

4. Sepuluh Ciri Saham Sepuluh Pengali (Tenbagger)

Ciri-ciri saham yang bisa naik sepuluh kali lipat:

  1. Nama perusahaan membosankan atau konyol.
  2. Perusahaan melakukan sesuatu yang membosankan.
  3. Perusahaan melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan.
  4. Institusi tidak memilikinya, dan tidak diikuti oleh analis mana pun.
  5. Ada sesuatu yang menyedihkan tentang perusahaan tersebut.
  6. Industri perusahaan tidak tumbuh.
  7. Perusahaan memiliki ceruk pasar.
  8. Perusahaan memiliki pendapatan berulang.
  9. Orang dalam membeli saham.
  10. Perusahaan membeli kembali saham.

Penjelasan: Ini adalah tanda-tanda bahwa perusahaan masih diabaikan oleh investor besar dan memiliki potensi untuk naik secara signifikan.

5. Lima Ciri Saham Penurun Sepuluh Kali Lipat (Reversed Tenbagger)

Indikator yang perlu dihindari:

  1. Perusahaan berada dalam industri panas.
  2. Perusahaan adalah "next" sesuatu.
  3. Perusahaan melakukan diversifikasi yang menyedihkan.
  4. Perusahaan bergantung pada satu pelanggan tunggal.
  5. Perusahaan adalah saham bisikan.

Contoh: Saham yang sedang tren dengan spekulasi tinggi biasanya lebih berisiko.

Kesimpulan "One Up on Wall Street"

Investor individu dapat mengalahkan para profesional dengan memanfaatkan keunggulan mereka sendiri. Gunakan konsumsi pribadi dan pekerjaan harian untuk mengidentifikasi peluang investasi. Tidak semua peluang investasi diciptakan sama, dan Anda dapat mengkategorikan saham ke dalam enam kelompok. Perhatikan ciri-ciri positif dan negatif untuk membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.

Glossary

  • Tenbagger: Saham yang nilainya naik sepuluh kali lipat.
  • Turnaround: Perusahaan yang sedang pulih dari kesulitan finansial.
  • Asset Plays: Perusahaan dengan nilai aset yang undervalued.
Daftar dan Mulai Trading Crypto di Binance

Mulai Trading Crypto di Binance

Daftar dan mulai trading crypto di Binance untuk mendapatkan 20% kickback trading fee bonus:

Daftar Sekarang

Atau masukkan kode referensi: FO3CRIXC saat mendaftar.

Dapatkan Komisi Setiap Kali Anda Beli/Jual Crypto di Pintu

Pintu adalah langkah mudah untuk memulai investasi di crypto!

  1. Unduh aplikasi Pintu di sini, daftar, dan masukkan kode referral ini: @cryptosavage
  2. Beli/jual aset crypto mulai dari Rp11.000.
  3. Nikmati komisi 0.004% setiap kali Anda melakukan transaksi beli/jual.

COMMENTS

Nama

- Monetization - Tokenized - Blockchain - Social - Cryptocurrency,1,$AGENT,1,1. Altcoin 2. Protocol 3. Blockchain 4. Scalability 5. Meme,1,1. Konsep 2. Aplikasi 3. Keuntungan 4. Pengenalan 5. Efisiensi,1,10xRule,1,12 Rules of Life,1,2024,4,A Random Walk Down Wall Street,1,Aave,1,Abstraction,1,Abundant,1,Accessibility,1,Account,1,ADA,3,Admin,1,Adobe,1,Adopsi,7,Adoption,1,Advokasi,1,Aethir,1,AgentLayer,1,AGI,2,AI,24,AI Coins,1,AI Crypto,2,AI models,2,AI Tokens,1,Air-Gapped,1,Airdrop,10,Akses,1,Aksesibilitas,1,Aksi,1,Aktivitas,2,Akumulasi,1,Alat,1,Algorithmic,3,Alice Schroeder,1,Alloy,1,Alokasi,1,Alpha,1,ALPINE,1,Altcoin,10,Altcoin Season,1,Altcoins,4,Alternatif,1,AMD,1,AML,3,AMM,1,Analisa,1,Analisis,26,Analisis Fundamental,3,analisis teknikal,2,Analisis Teknis,1,Analysis,2,Anchoring,1,Andrew Aziz,1,Animasi,2,Anonim,1,Anonimitas,1,Anti-Counterfeiting,1,Ape,1,ApeCoin,1,API,2,Aplikasi,2,Appchains,1,Apple,1,APR,1,Aptos,3,Apu,1,APY,1,AR,1,Arbitrage,2,Arbitrase,3,Arbitrum,3,ARK Invest,1,Art,2,Artifacts,1,Artificial,1,artificial intelligence,1,ArtificialIntelligence,1,Aset,4,Aset Sintetis,1,ASIC,1,Ask,1,ASX,1,ATH,1,ATM,1,Atomic Wallet,1,ATR,1,Attention,1,Audit,3,Audius,1,Augmented,1,Authentication,1,Automated,2,Automation,1,Availability,1,Avalanche,3,AVAX,2,Average True Range,1,Averages,1,Axie,1,Axie Infinity,1,Backtest,1,Backtesting,1,Bank,6,Banking,1,Base,1,Basic,1,Beacon,1,Bearish,1,Beeple,1,Behavioral,1,Belajar Crypto,2,Benjamin Graham,1,BEP-20,1,Bernanke,1,Berpikir,1,Bertanggung,1,BETH,1,BFT,1,Biaya,5,Bid,1,Biden,3,Binance,35,Binance Coin,1,Binance Oracle,1,BingX,1,BIS,1,Bisnis,2,bitcoin,158,Bitcoin Halving,1,Bitcoin Mining,1,Bitcoin Rally,1,Bitcoin Stamps,1,Bitcoin.,1,Bitfarms,1,BitLicense,1,BitMart,1,BitMart Review,1,Bitvavo,1,Black Monday,1,BlackRock,4,Blockchain,235,Blockchain Cuties Universe,1,blockchain security,1,BlockDAG,3,BlockFi,1,BNB,4,Bonk,1,Bored,1,Borrowing,1,Bot,1,Bots,1,Boxing,1,BRC20,1,Breakout,1,BRICS,4,Bridge,2,Broadcom,1,Bruce Kovner,1,BTC,2,Buddha,1,Buddhisme,1,Buku,1,Bull,3,Bullish,3,BullRun,1,Bunga,1,Burn,1,Bursa,1,Burton Malkiel,1,Bybit,1,CAN SLIM,2,Candlestick,2,Capital,3,Capitol Hill,1,Capitulation,1,Cara,2,cara investasi,1,cara membangun kekayaan,1,Cara Membeli Render Token,1,cara memilih saham,1,Cara Menambang Bitcoin,1,cara menjadi kaya,1,Cara Staking ZIL,1,Cardano,6,Cash,1,Cashflow Quadrant,1,Casper,1,CBDC,3,CBDCs,4,Celebrity,1,Celsius,1,Centralized,1,CertiK,1,Chaikin,1,Chain,4,Chainlink,2,Charge,1,Charles Hoskinson,1,Charlie Lee,1,Charting,1,ChatGPT-4o,1,checklist investasi,1,China,2,circle of competence,2,Cloud,2,Club,1,Cognitive Ease,1,Coin,4,Coinbase,6,Coinbase Wallet,1,cold storage,1,Collaboration,1,Collateralized,1,Common Stocks and Uncommon Profits,1,compound income,1,compounding income,1,Congestion,1,Connex,1,Consensus,2,Consensys,1,Contract,2,Convertible,1,Copy,2,Cosmos,1,CPI,2,Cross-Chain,3,Crowdfunding,1,Crypto,62,crypto adoption,1,crypto credit card,1,Crypto ETFs,1,Crypto Idle Miner,1,Crypto Infrastruktur,1,Crypto Lending,1,Crypto Market,2,crypto mining games,1,Crypto Wallet,2,cryptocurrency,305,Cryptocurrency Exchange,1,Cryptocurrency Wallets,1,Cryptography,1,CryptoPunks,1,Crystal,1,Currency,1,Curve,1,Custodial,1,Custodial Wallet,1,Customer Experience,1,daftar dapp,1,Dampak,1,Dampak Pasar,1,dan Eksperimen Turtle Traders,1,Dan Lok,1,Daniel Kahneman,1,DAO,7,DAOs,1,DApp,1,dapp store,1,DappRadar,2,DApps,5,Data,3,Data Nyata,1,Data Tokenization,1,Data Warehouse,1,Dave Ramsey,1,Day Trading,1,De-Dolarisasi,1,De-dollarization,1,Debit,1,Debunked,1,Decentraland,2,Decentralisasi,1,Decentralization,2,Decentralized,14,Decentralized Exchange,1,Decentralized Science,1,Deepfake,2,DeFi,76,Dekentralisasi,2,Delta,1,Demand,2,Denda,1,Depegging,1,DePIN,2,Derivatif,2,Desentralisasi,11,Desktop Wallets,1,Detention,1,Deutsche,1,DEX,1,diabetes,1,Digital,18,Digital Art,2,digital asset,1,Digital ID,1,DigitalArt,1,disgorgement,1,Disintermediasi,1,Disiplin,1,Distribusi,1,Diversifikasi,7,Dogecoin,5,Dolar,2,Domain,1,Dominan,1,Dominance,2,Dominasi,2,Dompet,2,dompet cryptocurrency,1,dompet kripto,1,dompet Polkadot,1,Donald Trump,1,Donasi,1,dopamine,1,dopamine detox,1,DOT,2,Dr. Robert Lustig,3,Dream Machine,1,Dual,1,Dukungan,2,Dydx,2,Dynamic NFTs,1,DYOR,1,Economy,1,ED,1,Ed Seykota,1,Edukasi,2,Efektif,1,Efficiency,2,Efisien,1,Efisiensi,5,Ego,1,Eid,1,EIP-4844,1,Ekonom,1,Ekonomi,12,Ekonomi Global,1,Ekosistem,1,Ekspansi,1,Eksplorasi,1,El Salvador,2,Elastic,1,Electrum,1,Elon Musk,1,emas,2,Emosi,2,endokrinologi,1,Energi,1,energi terbarukan,1,Engine,1,Enkripsi,1,ENS,1,EOS,1,ERC-20,3,ERC20,1,Eric Ries,1,Eropa,1,Escrow,1,Estate,1,Etching,1,ETF,24,ETF Solana,1,ETF.,1,ETFs,2,ETH,2,Ether,1,Ether gratis,1,Ethereum,92,Etherscan,1,Euro,1,Evaluasi,1,Event,1,Exchange,5,Exodus,1,Explorer,3,Exponential,1,F.U. Money,1,F1,1,Facebook,1,Failing,1,Fakta,2,Fan Token,1,Fantasy,1,Fantom,2,Fashion,1,FATF,1,Faucet,1,FDUSD,1,FDV,1,Features,1,Fed,6,Federal,1,Federal Reserve,2,Fee,1,Fee-Free,1,Fees,3,Fetch.ai,1,Fiat,5,Fibonacci,1,Fidelity,2,Filosofi,1,Finance,2,Financial,1,Financial Freedom;,20,Financial Inclusion,1,Finansial,4,FINMA,1,Firmware,1,FIT21,1,Fitur,1,Fleksibilitas,1,FlowBank,1,Fluktuasi,2,Fomo,1,Football,1,For-Profit,1,Forecast,1,Forex,1,Fork,1,Formalitas,1,Fortune,1,Fotografi,1,foundation,1,Foxy,1,Framework,1,Framing,1,Franklin,1,Freedom,1,fruktosa,2,FTM,1,FTX,1,Fundamental,1,Funding,1,fundraising,1,Funds,1,Fungibility,1,Fungible,1,Fungsi,1,Future,1,Futures,4,Gala Games,1,Gala Wallets,1,GameFi,7,Gameplay,1,Games,1,GameStop,1,Gaming,8,Gamma,1,Garanti,1,Garcia,1,Gas,2,Gas Fees,1,Gemini,3,Generasi,1,Generasional,1,Genesis,1,Gensler,2,Geopolitik,3,George S Clason,1,GhostDAG,1,Giveaway,1,Global,4,Globalism,1,glukosa,2,Gold,1,Governance,13,governance DOT,1,GPU,2,GPU compute,1,GrantCardone,1,Grayscale,2,Greek,1,Guarda Wallet,1,Guide,1,Guild,1,Guilty,1,gula,5,Guru Network,1,habit 30,1,Hack,2,Halving,3,Hammer,1,Hard,1,Hardware,1,Harga,9,Hash,2,HasilBerbasis,1,Hasrate,1,Health,2,Hedging,1,Helium,2,Highrich,1,Hiring,1,Hong Kong,1,Howard Marks,1,Hukum,1,hukuman,2,Human,1,I O Net,1,ICP,1,Identitas,3,Identity,2,Ideogram,1,IEO,1,IGO,1,IH&S,1,ilmu pengetahuan,1,IMF,3,Implementasi,1,Incentivized,1,Incentivizing,1,Index,2,Industri,7,Inflasi,10,Influencer,1,Infografis,1,Informasi,2,Infrastructure,1,Initial DEX Offering,1,Initial Exchange Offering,1,Injective,2,Inklusi,1,Innovasi,1,Inovasi,4,Inovatif,1,Inscriptions,2,Insentif,1,Instrumen,1,insulin,2,Integrasi,2,Integritas,1,Intelligence,1,Interest,3,International,1,Internet,1,Internet Computer Protocol,1,Interoperabilitas,9,Interoperability,8,Interoperable,1,Inu,1,investasi,107,Investasi Crypto,1,Investasi Cryptocurrency,1,Investasi Kripto,1,investasi pensiun,1,investasi saham,2,Investigasi,1,Investing,3,Investment,2,Investments,1,Investor,1,investor defensif,1,investor enterprising,1,IoT,3,Isolated,2,Izin,1,Jack Schwager,1,JAM,2,Jaringan,3,Jen Sincero,1,Journal,1,JPMorgan,1,Judge,1,Jujur,1,jutawan,3,Kapitalisasi,2,Kapitulasi,1,Kapitulasi Penambang,1,Karir,1,Kartu,1,kartu kredit crypto,1,Keadilan,1,Keamanan,35,Keamanan Data,1,keamanan dompet,1,Keamanan Jaringan,1,Keamanan Kripto,1,Kebangkrutan,1,Kebebasan,1,kebebasan finansial,6,Kebiasaan,1,kebiasaan positif,1,Kebijakan,2,Kebijakan Regulasi,1,Kebohongan,1,kecanduan,1,Kecepatan,1,Kegigihan,1,Kehilangan,1,Kejahatan,1,Kekayaan,2,Kekuasaan,1,Kelebihan,1,kemandirian finansial,1,Kenaikan,1,Kenapa,1,Kencing,3,Kepatuhan,1,Keputusan,1,keputusan investasi,1,Kerugian,2,Kesalahan,1,kesehatan,4,kesehatan metabolik,2,Keselamatan,1,Kesiapan,1,Kesimpulan,1,Kesuksesan,3,kesuksesan finansial,1,Kesulitan,1,Keterampilan,2,keuangan,9,keuangan pribadi,1,Keuntungan,2,Kinerja,3,Klaim,1,Know Your Customer,1,Koin Series,1,Kolaborasi,1,Kolateralisasi,1,Koleksi,1,Kolektor,1,Komoditas,1,Kompatibel,1,Kompatibilitas,2,Kompensasi,1,Kompetisi,1,Komposabilitas,1,Komunitas,1,Kondisi,1,Kongres,1,Konsensus,1,Konservatisme,1,Konsolidasi,1,Konstitusional,1,kontrak,1,Kontrol,2,kontrol modal,1,Kontroversi,1,Koreksi,3,korporasi,1,Kraken,3,Kreativitas,1,Kredit,2,Kriminal,1,Kripto,14,Kriptografi,3,Krisis,3,KuCoin,2,Kunci,1,Kursus,1,Kustomisasi,1,Kyber,1,KYC,3,Label1,1,Label1 = iOS,1,Label1 = Optimisme,1,Label1: Penurunan Label2: Resistensi Label3: Dukungan Label4: Indikator Label5: Elliott,1,Label2,1,Label2 = Apple,1,Label2 = Makan,1,Label3,1,Label3 = iPhone,1,Label3 = Minum,1,Label4,1,Label4 = Compatibility,1,Label4 = Kencing,1,Label5,1,Label5 = Features,1,Label5 = Tidur,1,Larry Fink,1,Launch,1,Launchpad,1,Launchpool,1,Layer,2,layer 2,1,Layer 3,1,Layer1,1,Layer2,1,LayerZero,1,Lean Startup,1,Learn,1,lemak visceral,1,Lending,3,Lengkap,1,Leverage,5,Leveraged,1,liabilities,1,Libra,1,Liburan,1,Lido,2,Life,1,Likuidasi,3,Likuiditas,4,Lil Pump,1,LINK,1,Liquid Staking,1,Liquidity,6,Lisensi,2,Litecoin,2,Livestream,1,London,1,Loot,1,Loss,1,Loyalitas,1,LP,1,Luma Labs,1,M2,1,MACD,2,Machine,1,Macro,1,Macro/Crypto Summer,1,Made,1,Makan,3,makanan olahan,5,MakerDAO,2,Makna Lagu,1,Makroekonomi,1,Malaysia,1,Manajemen,2,manajemen keuangan,1,Manajemen Risiko,2,Manfaat,3,Manipulasi,2,Manta,2,Mantle,1,Manual,1,Margin,3,margin of safety,3,Marinade,1,Mark,2,market,18,Market Analysis,1,Market Cap,1,Market Trends,1,Market Wizards,4,Marketplace,2,Markets,1,Masa,1,Masa Depan,1,Matching,1,Matchroom,1,Matic,2,MBXN token,1,Megadrop,1,Membeli,2,Membuat,1,Meme,12,Meme Coins,1,Memecoin,7,Menambang,1,mengelola aset,1,meningkatkan tabungan,1,Merchant,1,Merencanakan,1,Mergers,1,Merkle,1,Meta,1,metabolism,1,MetaCene,1,MetaMask,9,Metaplex,3,Metaverse,10,MEV,2,MiCA,1,Michael Marcus,1,Michael Steinhardt,1,MicroStrategy,1,MidJourney,1,Migration,1,mikrobioma,1,Miner,1,miner capitulation,1,MinerGate,1,Miners,1,Mining,7,Mining Cryptocurrency,1,Mining Pool,1,mining simulator,1,Minor,1,Minum,3,Mitos,1,ML,1,Modal,2,Model,2,Modul,1,Modular,4,Momentum,2,Monad,1,Monetary,1,Moneter,1,Monetisasi,1,Money,1,Monitoring,1,motivasi,1,Movement,1,Moving,1,MPC,1,MPLX,3,Mr. Market,1,Music,3,Musik,4,MVP,1,MVRV,2,MVRV ratio,1,Myths,1,Narratives,1,Nasionalisme,1,NEAR,1,Negosiasi Gaji,1,Nested Exchange,1,Network,3,Networking,1,Networks,1,Neuroscience,7,NEXO,2,NEXO Card,1,NFT,43,NFT Cost,1,NFT Lending,1,NFT Staking,1,NFTs,3,Niche,1,Nigeria,1,Nihilism,1,nilai investasi,1,Nilai Waktu Uang,1,Nirvana,1,No-Code,1,Non-Custodial Wallet,1,Non-Exchange,1,Non-Fungible,2,Nonprofit,1,NOT,1,Notcoin,7,Nova System,1,Nvidia,2,Offline,2,OKX,1,Olahraga,1,On-Chain,1,On-Chain Analysis,1,Open,1,OpenAI,1,Operasi,1,opsi,1,Optimism,1,Optimisme,39,Optimisme.,1,Optimistic,1,Option,1,options,1,Order,1,ORDI,1,Ordinal,1,Ordinals,2,Organisasi,1,Oslo,1,Osmosis,1,Otentikasi,1,Outflow,1,Outputs,1,Overconfidence,1,P2P,4,Pajak,4,Palsu,1,Panduan,9,Panduan Investasi,1,Panduan Komprehensif,1,Panduan Staking Zilliqa,1,Pantera,1,Paper,2,Parallel,1,Pasar,20,Pasar Crypto,3,Pasar Kripto,1,Pasar Modal,1,pasar saham,1,Pasif,2,Passive Income,2,Paul,1,Paul Tudor Jones,1,Paxos,1,Pay,1,Payment,1,Payment Efficiency,1,Payments,1,Peer-to-Peer,1,peluang investasi,1,Pemasaran,2,Pembatasan,1,Pembayaran,1,Pemerintah,1,pemikiran tingkat kedua,1,Pemilihan,1,Pemilu,1,Pemulihan,1,Penarikan,1,Pencucian,1,Pendanaan,2,Pendapatan,1,pendidikan finansial,1,Penelitian,1,Penerimaan,1,Pengajuan,1,Pengalaman,2,Pengangguran,2,Pengaruh,1,Pengaturan,1,Pengelola,1,pengelolaan anggaran,1,pengelolaan keuangan,1,pengelolaan uang,1,Pengembangan,3,pengembangan blockchain,1,Penggabungan,1,Penggunaan,1,Penghasilan,1,Penghasilan Pasif,1,Peningkatan,1,Penipuan,6,Penjualan Bitcoin,1,pensiun,1,pensiun nyaman,1,Penurunan,2,PenutupanBank,1,Penyelesaian,1,Peralatan Mining Bitcoin,1,Peran,1,PercayaDiri,1,Perdagangan,3,Performa,4,performa historis,1,Perlindungan,1,Permainan,1,Permissioned,1,permissioned blockchain,1,Permissionless,1,Perniagaan,1,Perpetual,3,Persaingan,2,Persetujuan,1,Pertumbuhan,6,Perubahan,1,Perundangan Crypto,1,Perusahaan Mainstream,1,Petisi,1,Petro,1,Phantom,2,Philip Fisher,1,Phishing,1,PHK,1,PIN,1,Pinjaman,2,pivot,1,Plasma,1,Platform,1,platform trading,2,Play,1,Play-to-Earn,2,Playtoearn,1,podcast,1,Policy,1,Politik,3,Polkadot,4,Polygon,5,Ponzi,1,Pop,1,Porto,1,POS,1,Potensi,2,PoW,1,Pre-Launch,1,Pre-Markets,1,Prediksi,8,Prediksi Harga Render Token,1,Presale,1,Presentasi,1,Presiden AS,1,Price,2,Priming,1,Prince of the Pit,1,Principles,1,Print-on-Demand,1,Privasi,6,private blockchain,1,private blockchain guide,1,Pro-Sosial,1,Productivity;,16,Produktivitas,1,Profit,2,Profitabilitas,1,Promosi,2,Proof,1,Proof of Stake,2,Proof-of-Work,2,Propaganda,1,ProShares,2,Proto-Danksharding,1,Protokol,1,proyek blockchain,1,PRTs,1,psikologi,30,Puff.,1,Putin,1,Quantitative,1,QuickSwap,1,Rally,3,Raoul Pal,1,Rate,1,RateCut,1,Rates,1,Ratio,1,Raydium,1,Reaksi,1,Real World Assets,3,Real Yield,1,Reality,1,Rebound,1,Recovery,1,Reform,1,Regulasi,22,regulasi keuangan,1,Regulation,2,Regulations,1,Regulator,1,Regulatory Ambiguity,1,Reliabilitas,1,Rencana Pensiun,1,Render,1,Render Token,1,Reserve,1,reset otak,1,Resistensi,1,resume buku,25,Retail,1,Revenue,1,Review,1,Revolusioner,1,Reward,1,Reward Staking ZIL,1,rewards,1,Rich Dad Poor Dad,1,Richard Dennis,1,Rights,1,Rinkeby Faucet,1,Riot,1,Ripple,5,Risiko,21,risiko dan imbal hasil,1,Risiko Perilaku,1,Risk,3,RNDR,1,Roaring Kitty,1,Robert Kiyosaki,2,ROI,1,Rollup,2,Rollups,3,RSI,2,Runes,1,RWA,2,Ryan,1,S-1 Filing,2,Sabicoin,1,Sabinus,1,SafePal,1,Safety,1,saham,5,saham terbaik,1,Sai,1,SAND,1,sanksi,3,Satoshi,1,Satoshis,1,Savings,1,Scalability,23,Scalable,2,Scaling,3,Scam,1,Scams,1,Schnorr Signatures,1,Science,1,Science of Getting Rich,1,screen time,1,Script,1,SD3,1,SDXL,1,SEC,15,secure,1,Secure Crypto Wallets,1,Security,12,Seed Phrase,1,Sejarah,2,Selebritas,1,Self-Custody,1,Self-Improvement,1,Semikonduktor,1,Seni,3,Sentimen,9,Sentiment,1,Sentral,2,SEO,1,Serigala,1,Settlement,2,Settlements,1,Shanghai,1,Shard,1,Sharding,3,Shiba,5,Shortage,1,Siddhartha,1,Sidechains,1,Sign Up,1,Siklus,1,Silver,1,Singapura,1,sirkulasi sistemik,1,Sistem 1,1,Sistem 2,1,Skalabilitas,5,Skeptisisme,1,skor kredit,1,Slippage,1,Smart,10,Smart Contract,4,Smart Contracts,7,SmartWallet,1,Smooth Love Potion,1,SocialFi,1,Solana,26,Solana ETFs,1,Solana ETP,1,Solana.,1,SolScan,1,Solusi,1,Sonic,1,Sosial,1,Soulbound,1,Speculation,2,Speculative Assets,1,Spekulatif,1,Spesifik,1,Spoofing,2,Spot,3,Spread,1,Stabble,1,Stabilitas,2,Stablecoin,16,Stablecoins,7,Stack,1,Stagflasi,1,Stake,1,Staking,20,staking DOT,1,Standar,1,Startup,2,startup growth,1,Stocks,1,Stop-Loss,1,Storage,3,Store,1,Strategi,18,Strategi Investasi,3,strategi keuangan,1,strategi tabungan,1,Strategi Trading,1,Strategy,3,Sui,1,Sukses,1,Suku,3,SukuBunga,1,Summer,1,Supply,4,Supply Chain,1,supply chain management,1,Support,2,Surat Tahunan,1,SushiSwap,1,Swap,1,Swaps,1,Swipe,1,Sybil,1,synthetic assets,1,Synthetix,1,Take-Profit,1,Tantangan,4,Tap-to-Earn,3,Tapos,1,Taproot,1,TapSwap,1,Tax,2,Tech,1,Tech Stack,1,Technical,1,Technology,3,Tekanan,1,Teknik,1,teknik investasi,1,Teknikal,3,teknikal analisis,1,Teknis,2,Teknologi,13,Telegram,7,Tendermint,1,Terraform,2,Tesla,1,testnet,1,Tether,4,Tezos,1,The Behavioral Investor,1,The Intelligent Investor,1,The Merge,1,The Millionaire Next Door,1,The Most Important Thing,1,The Richest Man in Babylon,1,The Snowball,1,Thinking Fast and Slow,2,Thomas Stanley,1,Tidur,2,Tidur.,1,Time Value of Money,1,Timur Tengah,1,Tinju,1,Tips,1,tips hemat,1,Token,42,Token Offering,1,Token Standards,1,Token Supply,1,Token Unlock,1,Token Unlocks,1,Token Utility,1,Tokenisasi,5,Tokenization,4,Tokenized,1,Tokenomics,6,Tokens,2,toll bridges,1,TON,3,Toncoin,6,Tony Robbins,1,Total Money Makeover,1,Trade,1,Trader Sukses,2,tradfi,1,trading,61,trading bot,1,Trading Strategies,1,TradingView,1,Tradisional,1,Transaction,3,Transactions,1,Transaksi,4,Transfer,1,Transisi,2,Transparansi,2,Transparency,2,Tren,1,Trend,3,Triangular,1,Trump,5,Trust,2,Trust Wallet,1,Tujuan,3,Tutorial,3,TVM,1,Two-Factor,1,Uang,3,Ulasan,1,Undervalued,1,Uniswap,5,UpBots,1,Update,1,Upgrade,1,US,1,US Treasury,1,USDT,1,Utang,2,Utherverse,1,Utilitas,1,Utility,1,Validiums,1,Value,1,Van Tharp,1,VanEck,2,Variant Perception,1,VC Roundup: Investor Gencar Danai Startup Crypto dan Blockchain 1. Optimisme 2. Makan 3. Minum 4. Kencing 5. Tidur,1,VeChain,2,Vega,1,Venezuela,1,Venture,4,Venus,1,Verifikasi,1,Virtual,6,Virtual Reality,1,Visual,1,Vitalik Buterin,3,Volatilitas,2,Volatilitas Harga,1,volatilitas pasar,1,Volatility,2,Volume,2,Voyager,1,VR,2,Wall Street,1,Wallace Wattles,1,Wallet,9,Warisan,1,Warren Buffett,3,Web2,1,Web3,17,WETH,1,Whale,4,Whales,2,WhiteHat,1,Whitepaper,1,WiFi,1,William O'Neil,1,Willy Woo,1,Winklevoss,1,WOOFi,1,Work,1,World Mobile Token,1,Worldcoin,3,Wormhole,1,Wrapped,1,Wrapped XRP,1,wXRP,1,Wyckoff,1,xMetaCene,1,XRP,4,XRP Ledger,1,XVS,1,Yacht,1,Yearn,1,Yen,1,yield,8,Yield Farming,1,You Are a Badass at Making Money,1,YubiKey,1,Zero-Knowledge,4,ZeroKnowledge,1,Zilliqa Staking,1,ZK,1,Zk Sync,1,Zk-Rollups,1,zk-SNARKs,1,zkEVM,2,ZKsync,4,
ltr
item
Indonesia's Cryptocurrency Investment News: Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch: Rangkuman Buku "One Up on Wall Street"
Panduan Investasi Saham ala Peter Lynch: Rangkuman Buku "One Up on Wall Street"
https://i.ibb.co/0DHmxnc/file.png
Indonesia's Cryptocurrency Investment News
https://www.cryptosavageblog.com/2024/08/panduan-investasi-saham-ala-peter-lynch.html
https://www.cryptosavageblog.com/
https://www.cryptosavageblog.com/
https://www.cryptosavageblog.com/2024/08/panduan-investasi-saham-ala-peter-lynch.html
true
6850151857335887994
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content